ADS

Inilah Larangan Di Pulau Bali Yang Harus Kamu Tau

Bali adalah pulau yang selalu ramai oleh pengunjung domestik tetapi memiliki keunikannya sendiri yaitu sampai sekarang tetap mampu menjaga tradisi kedaerahannya yang kental dengan hindu. Dan dipulau Bali kita tau bahwa banyak terdapat larangan bagi penduduk lokal dan juga pengunjung.

Oleh karena itu masyarakat yang ada di lingkungan ini wajib mentaatinya. Begitu juga bagi wisatawan ada beberapa hal yang perlu dan wajib ditaati. Bagi wisatawan yang sedang berlibur di pulau dewata, hal-hal tersebut sepertinya perlu diketahui untuk kenyamanan berwisata, beberapa hal larangan-larangan tersebut dan hal lain yang perlu diperhatikan saat perjalanan wisata tour antara lain;


  • Pada saat perayaan hari raya Nyepi setiap orang dilarang untuk menghidupkan lampu, keluar rumah atau bepergian, pengecualian untuk hal-hal yang bersifat darurat
  • Khusus perempuan yang sedang mengalami menstruasi dilarang masuk areal pura
  • Saat berenang di pantai perhatikan bendera larangan, karena arus bisa saja sangat deras dan berbahaya, berenanglah diantara bendera kuning dan merah
  • Pakailah pakain yang sopan dan gunakan sarung dan selendang pada saat masuk areal pura
  • Jangan berjalan di depan orang saat bersembahyang
  • Jangan memotret menggunakan flash/ blitz saat di depan orang yang sedang bersembahyang dan pendeta yang sedang memimpin persembahyangang
  • Di depan toko/ artshop sering ditemukan canang, kalau sedang berjalan, hindari agar tidak menginjaknya, kalau tanpa sengaja cukup berkata ‘maaf’.
  • Jika saat perjalanan tour bertemu arak-arakan / prosesi upacara, jangan membunyikan klakson berlebihan
  • Jika dalam pertengahan jalan, kebelet kencing, jika harus melakukanya bilang ‘permisi’dan hindari pohon yang diikat dengan kain atau tempat sesajennya, karena masyarakat Bali percaya adanya dunia lain dan tetap menjaga keharmonisan tersebut.
  • Untuk sekedar keamanan jangan menaruh barang-barang penting di mobil ataupun di bawah sadel motor.
Maka itulah larangan-larangan yang ada dipulau Bali yang sampai saat ini masih berlaku bagi semua yang menginjakkan kakinya dipulau Dewata itu.


Dengan pengetahuan tentang larangan di pulau Bali itu, diharapkan bagi yang mau berkunjung untuk tetap menghormati adanya peraturan atau kearifan lokal yang berlaku itu. Karena percaya atau tidak percaya, konsekuensi itu tetap berlaku juga.