ADS

45+ Tempat Wisata Menarik di Bandung yang Kamu Wajib Datengin! (part 1)

Halo.. sobat traveler CakrawalaTour and Travels. kali ini kami ingin sharing tempat wisata yang sangat Fenomenal dna sedang naik daun khususnya Wisata di Bandung. Informasi tentang tempat wisata yang fenomenal dan menjadi andalan di kota Bandung yang kami sajikan ini, sangat tepat dijadikan panduan berlibur bagi anda dan keluarga. Ibukota Jawa Barat ini merupakan kota modern yang mencoba memadukan keindahan alam dan teknologi sebagai obyek berlibur bagi semua kalangan. Dan yang menarik, sebagian besar yang kami sebutkan di bawah ini memiliki tingkat kunjungan yang super tinggi. Saat hari biasa (weekdays), pengunjungnya sudah membludak.



Dan saat di akhir pekan maupun hari libur, jumlah wisatawan yang datang bagaikan ledakan pengunjung yang seolah haus hiburan di tempat tersebut. Fenomena inilah yang kami catat dan menjadi panduan berlibur bagi pengunjung yang ingin mengetahui tempat-tempat menarik di kota Bandung yang sangat populer dan membuat penasaran pengunjung baik dari wilayah sekitar maupun dari kota-kota lain termasuk dari luar negeri.



Selain Puncak, Bandung juga merupakan destinasi wisata akhir pekan favorit bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Untuk dapat mencapai kota Bandung, warga Jakarta cukup menggunakan jalan tol saja, sehingga sangat mudah mengakses kota yang berada di daerah pegunungan ini. Bagi warga Jakarta yang tidak mempunyai kendaraan, tidak perlu kuatir karena banyak sekali jasa travel yang menyediakan transportasi dari Jakarta ke Bandung.

Tempat wisata di Bandung (wisata bandung) terkenang di hati wisatawan. Pengalaman liburan menyenangkan membuat wisatawan tertarik untuk mengulanginya kembali khususnya di akhir pekan, atau  pada liburan panjang. Kunjungan di tempat rekreasi Bandung ini bisa dilakukan dengan rekan, teman sekolah, atau keluarga. Intinya tempat tersebut menyambut kedatangan Anda yang bermaksud untuk berlibur dengan menunjukkan keindahannya yang membuat Anda takjub.

Akhir pekan menjadi salah satu waktu yang singkat karena berliburan dengan rasa bahagia akan cepat berakhir. Namun pengaruhnya sangatlah besar, yakni merubah suasana yang tadinya muram menjadi bahagia kembali.

Nah, bagi Anda yang saat ini berencana berlibur di kawasan Bandung, tapi belum tahu harus ke mana. Tepat sekali jika berkunjung disini, karena Anda akan menjumpai tempat wisata di Bandung yang sangatlah menarik untuk didatangi.

Dan berikut ini adalah 20++  tempat wisata di Bandung yang paling banyak dicari oleh para wisatawan /netizen melalui media internet di tahun 2015 yang bersumber dari halaman terpercaya Google keyword planner. Ingat, pencarian ini hanya menggunakan internet, jadi tentunya akan berbeda dengan nilai kunjungan langsung ke lokasi, karena tidak semua orang menggunakan internet untuk mengetahui tentang informasi wisata di Bandung, sudah dapat dipastikan bahwa pengunjung yang datang ke lokasi akan jauh lebih banyak daripada data pencarian yang tertera disni.
  • Jelajah
  • Kong Climb
  • Sky Pirates
  • Amphitheater
  • Magic Corner
  • Negeri Raksasa
  • Black Heart's Pirate Ship
  • Dragon Raiders
  • Pulau Liliput
  • Dunia Lain
  • Special Effect Action Show
  • More
  • TRANSMart Lawson
  • The Coffee Bean & Tea Leaf
  • Baskin Robbins
  • Wendy's
  • Corvette Diner
  • Studio Kuring
  • Studio Mie
  • Studio Steak
  • Studio Soto
  • Studio Manis
  • Trans Studio Store
  • Trans Studio 21
  • Trans Studio XXI

Pertunjukkan utama 

  • Kabayan Goes to Hollywood
  • Legenda Putra Mahkota
  • Special Effect Action Show
  • Petualangan si Bolang & ZooCrew
  • The New Parade and Laser Show

Grand Opening 

Grand Opening Trans Studio Bandung diadakan pada tanggal 17 Juni 2011 disiarkan secara langsung oleh Trans TV, Trans7 dan TV3 dan dibuka untuk umum mulai tanggal 18 Juni 2011. Grand Opening ini dihadiri oleh artis-artis ternama papan atas seperti Vidi Aldiano, Sm*sh, 7icons, Slank, Vierra, dan Artis Opera Van Java, dan para talent dari Indonesia Mencari Bakat. Dibuka dengan tarian memukau dari Fay Nabila, Brandon, dan Rumingkang

Tiket masuk 

Harga tiket masuk Trans Studio Bandung adalah:



Senin s.d. Jumat: Rp170.000,- (Seratus Tujuh puluh ribu rupiah)
Sabtu dan Minggu / Hari Libur: Rp270.000,- (Dua ratus Tujuh puluh ribu rupiah)
Tambahan Rp250.000,- (Dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk VIP Access[3], untuk Jalur Antrian Cepat dengan Pintu Khusus.[4]

Berlaku untuk seluruh wahana dan atraksi sepuasnya atau dapat berkali-kali.

Tiket masuk Trans Studio menggunakan kartu Mega Cash, harga kartu adalah Rp10.000,-. Kartu Mega Cash dapat digunakan untuk melakukan transaksi di semua outlet di dalam Trans Studio Theme Park.

2. Tangkuban Perahu

papan nama wisata Tangkuban Perahu

Pemandangan alamnya memanjakan mata, keindahannya akan menghapus kejenuhan yang Anda rasakan selama ini. Di sini, Anda akan menjumpai wisatawan lain yang juga ingin menikmati indahnya alam, merasakan suasana yang lebih mendamaikan.

Pemandangan Alam Gunung Tangkuban Perahu

Suasana pemandangan gunung tangkuban perahu


Objek wisata ini populer di Bandung. Hal ini tak lepas dari legenda yang pernah Anda ketahui semenjak berada di bangku sekolah. Membuatnya dikenal, dan membuatnya menjadi tempat yang seringkali dikunjungi wisatawan, apalagi di musim liburan panjang.

Kawasan Gunung Tangkuban Perahu yang berlokasi di perbatasan Bandung dan Subang ini ternyata menjadi tempat wisata favorit ke 2. Tidak kurang dari 18.100 pengguna online perbulannya yang mencari tentang informasi Tangkuban Perahu. Objek wisata alam di Bandung ini memang layak untuk di coba karena selain harga tiket masuk yang murah juga banyak oleh-oleh khas yang bisa kita bawa pulang.



Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.

Gunung Tangkuban Perahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.


Legenda rakyat setempat 


Asal-usul Gunung Tangkuban Perahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi/Rarasati. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.

Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya, di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang. Gunung Tangkuban Parahu pernah mengalami letusan kecil pada tahun 2006, yang menyebabkan 3 orang luka ringan.

Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu.

Tiket Masuk Tangkuban Perahu Terbaru Tahun 2015 wisata bandung



Tiket Masuk Tangkuban Perahu – Harga Tiket masuk tempat wisata di Bandung Tangkuban Perahu mengalami kenaikan di tahun 2015,hal berdasar kepada penyesuaian tarif peraturan pemerintah (PP) No 12 Tahun 2014 Jasa Wisata PT Graha Rani Putra Persada.

Info Tempat Wisata Di Bandung melaporkan bahwa kenaikan Harga Tiket Masuk Tangkuban Perahu ini sebenarnya sudah menunggu lama,karena biasanya kenaikan reguler tiket masuk tempat wisata di bandung ini seharusnya setiap 5 tahun sekali,namun dengan banyak pertimbangan usaha itu berkali-kali tidak terealisasikan karena banyak faktor pertimbangan.

TIKET MASUK TANGKUBAN PERAHU

Disebutkannya, untuk karcis hari kerja bagi wisatawan nusantara yang awalnya Rp15.0000 menjadi Rp20.000. Untuk wisatawan mancanegara dari Rp100.000 menjadi Rp200.000.

Kendaraan roda dua dari Rp7.000 menjadi Rp12.000. Kendaraan roda empat dari Rp15.000 menjadi Rp25.000. Kendaraan roda enam dari Rp60.000


menjadi Rp110.000 dan untuk sepeda dari Rp5.000 menjadi Rp7.000.

Sementara untuk tarif masuk tangkuban perahu pada hari libur bagi wisatawan nusantara dari Rp22.500 menjadi Rp30.000. Wisatawan mancanegara dari Rp150.000 menjadi Rp300.000. Kendaraan roa dua dari Rp9.500 menjadi Rp17.000. Kendaraan roda empat dari Rp20.000 menjadi Rp35.000. Kendaraan roda enam dari Rp75.000 menjadi Rp150.000 dan untuk sepeda dari Rp7.000 menjadi Rp10.000.

Menurut pemantauan yang berhasil dikumpulkan oleh Blog Tempat Wisata Di Bandung,kenaikan harga karcis untuk memasuki kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu ini tidak terlalu membawa pengaruh yang luar biasa bagi para wisatawan.Hal itu bisa dibuktikan dengan tetap banyaknya pengunjung dari berbagai daerah di jawa barat dan juga daerah lain di Indonesia yang sengaja datang untuk menikmati keindahan serta sensasi berwisata di salah satu gunung aktif yang berada di bumi pasundan ini.


3. Kawah Putih Ciwidey - Bandung 

Di posisi ketiga ditempati oleh wisata alam yang menakjubkan selanjutnya yaitu kawah putih. Walau jumlah pencarinya sama dengan Floating Market, namun kawah putih lebih natural tidak ada campur tangan pada objek wisata utamanya. Kawah Putih Ciwidey ini adalah semacam danau yang airnya hijau ke putih – putihan dikelilingi oleh pasir putih. Jika dilihat dari kejauhan, wisatawan akan menganggap jika kawah putih ini diselimuti oleh hujan salju. Menarik sekali bukan?.


Lokasinya berada di kawasan Bandung selatan dan merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Bandung. Wisata kawah putih menempati urutan ke tiga teratas dengan jumlah pencarian kurang lebih 18100 orang



Kawah Putih adalah sebuah tempat wisata di Jawa Barat yang terletak di kawasan Ciwidey. Kawah putih merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Tanah yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, yang unik dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna. Kawah ini berada pada ketinggian +2090 m dpl dibawah puncak/titik tertinggi Gunung Patuha.

Sejarah Kawah Putih

Letusan hebat oleh Gunung Patuha pada abad ke 10 membuat banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati. Karena kepercayaan tersebut, tidak ada orang yang berani mendekati kawasan ini sampai akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang memutuskan untuk pergi ke puncak Gunung Patuha demi ilmu pengetahuan.

Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak Gunung Patuha dan dari sana ia melihat ada sebuah danau berwarna putih dengan bau belerang yang menyegat. Sejak itu, keberadaan Kawah Putih menjadi terkenal dan pada tahun 1987 pemerintah mulai mengembangkan Kawah Putih sebagai tempat wisata bandung.

Akses Wisata Kawah Putih

Untuk sampai di kawah putih pengunjung bisa menggunakan route perjalanan sebagai berikut: Pengunjung dari luar Bandung yang menggunnakan kendaraan roda empat dapat melewati jalur pintu Keluar Tol Kopo, melewati sayati dan dilanjutkan ke Soreang, dari soreang dilanjukan ke Ciwidey dan sampailah di lokasi kawah putih. Route alternatif bisa menggunakan jalur tol Buah Batu.

Sedangkan bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan umum, akses ke kawah putih ditempuh dengan menggunakan jalur terminal Leuwi Panjang - dilanjutkan ke terminal Ciwidey - lokasi Kawah Putih







[ foto-foto diambil dari google ] 

Tarif atau harga tiket masuk kawah Putih Bandung pada tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar seribu rupiah. Tiket masuk yang sebelumnya 17 ribu per orang sekarang menjadi 18 ribu per orang. Namun untuk jasa angkutan ontang-anting tidak mengalami kenaikan yakni masih sama 15 ribu rupiah untuk Pulang Pergi. Berikut ulasan lengkapnya..!

Saat anda hendak berlibur ke tempat wisata alam Kawah Putih Ciwidey Bandung alangkah baiknya mempersiapkan segala keperluan yang ada kaitannya dengan liburan tersebut, diantaranya jika akan menginap maka harus mengetahui dimana lokasi hotel atau villa tempat untuk bermalam, apabila menggunakan kendaraan umum haruslah mengetahui kendaraan apa yang akan dinaiki sampai lokasi dan yang tidak kalah penting ialah mengetahui harga tiket masuk ke lokasi Kawah Putih. Dengan demikian anda akan mengetahui berapa biaya yang harus disiapkan untuk berwisata ke kawasan tersebut.

Berapa harga tiket masuk ke Kawah Putih Bandung tahun 2015?


Harga atau tarif terbaru tiket masuk obyek wisata Kawah Putih Ciwidey Bandung adalah Rp. 18.000,- per orang. Harga tiket ini berlaku untuk semua wisatawan domestik. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara / Turis Asing (WNA) tarifnya adalah Rp 50.000,- / orang.

Harga Tiket Resmi Masuk Kawah Terbaru 2015

Tarif / Biaya Parkir Kendaraan (Jasa Lingkungan)
Ada dua tempat parkir yang disediakan bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi, yaitu tempat parkir bawah yang berada di dekat gerbang masuk dan tempat parkir atas dekat lokasi kawah.

Tarif Parkir Bawah :

- Tarif Parkir motor atau roda 2 adalah Rp 3.000,-
- Kendaraan mobil roda empat tarifnya sebesar Rp 6.000,-
- Kendaraan roda enam / bus tarifnya sebesar Rp 25.000,-
Jika mobil di parkir di bawah untuk sampai lokasi harus dilanjutkan dengan menaiki ontang-anting dengan tarif seperti yang akan di jelaskan selanjutnya.

Tarif Parkir Atas :

Kendaraan Roda empat / mobil adalah Rp. 150.000,-
Untuk parkir di atas akan dikenakan biaya yang cukup mahal, namun tentunya tidak perlu biaya lagi untuk ontang-anting karena sudah berada di pinggir kawah,. Analoginya begini, jika mobil travel yang anda naiki berjumlah 10 orang maka Rp 150.000 dibagi 10 orang sama dengan 15.000, ini sama dengan biaya yang dikeluarkan untuk jasa ongkos ontang-anting.

Tarif Angkutan Wisata (Onang Anting)

Tarifnya adalah Rp 15.000/orang unuk dua kali jalan (Pulang dan Pergi /PP), mobil ini akan mengantar setiap pengunjung dari pintu gerbang (yang memarkir kendaraannya di tempat parkir bawah) ke lokasi kawah. Istilah Ontang Anting diambil dari bahasa sunda yang berarti mondar mandir.

Bagi anda yang menggunakan roda motor maka wajib menyimpan kendaraannya di tempat parkir bawah. Dari Parkir bawah dekat pintu gerbang ke lokasi pinggir kawah (dekat parkir atas) jaraknya masih cukup jauh sekitar 5 Km, dengan medan yang menanjak tentu tidak mungkin untuk ditempuh dengan berjalan kaki. Kecuali bagi anda yang suka berpetualang dengan berjalan kaki. Namun demikian pengunjung tidak perlu khawatir sebab untuk sampai dilokasi telah disediakan alat transportasi yang bernama ontang anting dengan tarif Rp 15.000/orang PP.

angkutan Kawah Putihontang anting Kawah Putih

Semua tarif kawah putih diatas didapatkan dari sumber terpercaya, yaitu salah satu pengelola obyek wisata Kawah Putih. Jika kita berkunjung dengan rombongan yang banyak, biasanya ada tarif diskon, untuk 1 bus biasanay di beri diskon 10% dari harga tiket masuk, oleh sebab itu jangan sungkan untuk menanyakan saat pembelian tiket.

4. Floating Market Lembang Bandung

Mendengar namanya saja tentu kita sudah bisa membayangkan bagaimana suasana pada objek wisata yang terkenal di kawasan Lembang Bandung ini. Ya pasar terapung ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.



Harga tiket masuk Floating Market Lembang adalah 15.000,-. Harga tersebut nantinya bisa ditukar dengan aneka minuman. Sesudah melewati lobby Kita akan disambut dengan danau yang luar biasa indahnya, di sekelilingnya terdapat meja dan tempat duduk yang dapat anda gunakan untuk melihat pemandangan sambil minuman-minum dan berfoto. Ada yang unik disini yaitu jika ingin membeli makanan atau minuman kita harus menggunakan koin sebagai alat pembayaran, koin ini bisa didapatkan ditempat penukaran /lobby.

Alamat Floating Market Lembang adalah berlokasi di Jl. Grand Hotel No. 33 E Lembang. Keindahannya ternyata mampu menarik lebih dari 18.000 netizen mencarinya di internet dan menempati posisi 4 teratas. SO bagi Anda yang ke Bandung tapi tidak pernah berkunjung ke sini pasti nyesel deh.

Floating Market Bandung merupakan wisata kota Bandung yang sedang booming sejak dibuka Desember 2012 lalu. Dengan konsep kuliner dan alam yang diusungnya cukup menarik perhatian wisatawan. Letaknya yang berada di Lembang menunjang konsep pedesaan yang diusungnya. Pasar terapung yang ada disana merupakan pasar terapung satu-satunya di Bandung sehingga cukup menarik perhatian wisatawan. Namun pasar terapung ini tidak benar-benar terapung di tengah danau karena umumnya 46 perahu disana berada di tepi danau sehingga memudahkan pengunjung membeli apa yang diinginkan. Pemandangan Situ umar dan Tangkuban perahu dari kejauhan menambah potret keindahan di Floating Market Bandung.







foto diambil dari google

Semakin boomingnya popularitas Floating market Bandung menjadikan Floating Market bandung sebagai tujuan wisata tahun 2015 di Bandung. Pemandangan alam dan keunikan di Floating Market Bandung ini memang terlalu sayang untuk diabaikan. Apalagi arah Floating Market bBandung ini sama dengan Tangkuban Perahu sehingga jika ingin pergi ke Tangkuban perahu tidak ada salahnya singgah ke Floating market Bandung. Awal tahun baru 2015 ini bahkan diduga Floating Market Bandung ini akan mengalami kepadatan wisatawan karena selain tahun baru juga memasuki liburan anak sekolah. Tentu saja, siapa yang ingin melewatkan wisata murah dengan pemandangan yang menyedapkan mata dan aneka kuliner yang membuat kita menelan ludah dan memuaskan perut kita kenyang.

Menikmati liburan tahun 2015 di Floating Market Bandung, kita bisa mengajak keluarga bersantai dan bermain disana. Mengajak anak-anak untuk lebih mengenal satwa seperti mengajaknya ke taman angsa dan taman kelinci. Mengobati kerinduan akan pedesaan yang jarang ditemui di kota besar kita bisa mendatangi kampung Leuit. Kita bisa menikmati rumah khas Jawa Barat dengan atap dari ijuk serta pemandangan hijau padi serta menangkap belut. Melihat miniatur kereta api terbesar di Indonesia tentunya menyenangkan. Kita juga bisa bermain flying fox ataupun ATV. Jika ingin menikmati pemandangan Situ umar kita bisa menyewa kano atau perahu bebek. Jalan-jalan mengunjungi pasar apung yang berada ditengah danau, kita tinggal menyewa perahu seharga Rp. 10.000.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan di Floating Market Bandung tentu saja kulinernya. Ingin mendoan tempe ada atau tahu lembang? ada. Ada juga surabi, martabak mini, ketan bakar dan duren bakar. Menikmati jajanan khas sunda, seblak dengan tambahan ceker pastinya sangat enak. Jika ingin yang pedas manis dan segar, kita tinggal memilih rujak buah atau tahu gejrot. Jika perut belum puas dengan jajanan itu, kita bisa menikmati makanan berat seperti ikan bakar dan goreng, soto,sate, aneka mie maupun sayur asam. Jika ingin makanan modern tinggal datang saja ke area rockpool dimana kita bisa menikmati steak, pasta maupun pizza.

Menyenangkan bukan menghabiskan liburan kita dengan wisata kuliner dan mengenal alam bersama keluarga? Sayang rasanya jika kita mengabaikan wisata Floating Market Bandung 2015 ini. Bersantai bersama keluarga, menikmati pemandangan dan aneka kuliner dengan harga Rp. 10.000 serta keunikan yang ada di Floating Market Bandung dengan uang koin dan pasar terapungnya terasa sangat sempurna. Wajar jika wisata alam ini semakin hari semakin booming dan makin diminati oleh para wisatawan, apalagi di tahun 2015 ini. Demikian penjelasan penulis tentang Wisata Floating Market ditahun 2015. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan membantu pembaca dalam liburan ditahun 2015 ini.

FLOATING MARKET LEMBANG


Floating Market Lembang yang bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti Pasar terapung di Lembang ini bisa dikatakan merupakan satu-satunya pasar terapung yang terdapat di Bandung,bahkan di Jawa Barat.Berbeda dengan jenis pasar terapung yang ada di daerah lain di Indonesia yang menjadikan Sungai sebagai jalur transfortasinya,maka pasar terapung di Lembang ini menggunakan Situ atau danau sebagai pusat aktifitasnya.





Konsep Tempat Wisata Di Lembang ini adalah ‘Desa dan Kampung Wisata’ yang mana menawarkan jenis wisata dengan latar alam khas pedesaan yang asri dan sejuk di sekitar Lembang yang memang dikenal sejuk udaranya dan indah pemandangan alamnya.Diresmikan operasionalnya mulai tanggal 12 Desember 2012,Floating Market kini menjadi wisata unggulan daerah Lembang.

Floating Market Lembang sendiri sebenarnya berada di atas air kawasan situ seluas 7 hektar yang ada di Lembang yang bernama Situ Umar dan situ Karang Putri.Keberadaan lokasi wisata ini selain berfungsi sebagai cagar wisata situ-situ bandung yang hampir punah dan habis karena banyak yang telah berubah fungsi menjadi areal perumahan serta perekonomian,juga kawasan wisata pasar apung lembang ini menjadi pemberdaya ekonomi masyarakat sekitar dan objek penyumbang pendapatan asli daerah [PAD] Bandung.

5. Kampung Gajah


Selain menyediakan Waterboom, waterpark serta aneka wahana dan atraksi modern lainnya di tempat ini terdapat pantai buatan yang hampir menyerupai yang aslinya atau dikenal dengan nama Wavepool, ini menjadi solusi bagi pengunjung yang ingin berenang di pantai mengingat di kawasan Bandung tidak terdapat laut ataupun pantai.

Tiket masuk Kampung Gajah adalah Rp 10.000 untuk weekday sedangkan pada akhir pekan Rp 20.000,- per orang. Pencari Kampung Gajah sekitar 18.100 orang per bulan menempatkannya masuk dalam jajaran 5 besar objek wisata terkenal Bandung yang banyak di cari pengunjung. Alamat Kampung Gajah ialah di Jalan Sersan bajuri KM 3.8, Lembang, Bandung, Jawa Barat 40559, Indonesia. No. Telepon : +62 22 61099999


Kampung Gajah Wonderland adalah sebuah tempat wisata di Bandung yang sudah menjadi favorit keluarga yang tinggal di di Jakarta, Bandung, Sukabumi, dan sekitarnya. Mendengar nama Kampung Gajah, mungkin Anda akan berpikir bahwa tempat ini adalah kawasan perlindungan gajah yang penuh dengan gajah pintar sehingga dapat menghibur pengunjung. Bila Anda berpikir demikian maka Anda salah.


Apa itu Kampung Gajah?

Kampung Gajah Wonderland yang berlokasi di sebelah utara kota Bandung adalah sebuah kawasan wisata terpadu yang sangat cocok untuk anak-anak dan orang dewasa. Sesuai dengan temanya yaitu “Wisata, Belanja, dan Kuliner“, di Kampung Gajah Bandung tersedia berbagai jenis wahana permainan yang menyenangkan, beberapa tempat belanja berupa factory outlet, hingga 4 jenis restoran yang menggoda para pecinta wisata kuliner. Walaupun bernama Kampung Gajah, kawasan ini tidak mempunyai gajah sama sekali.



Cara ke Kampung Gajah Bandung

Bila Anda berkendara dari Jakarta, Anda dapat masuk jalan tol yang menuju Bandung, kemudian keluar di pintu tol Pasteur. Setelah keluar melalui pintu tol Pasteur, Anda harus berbelok ke kiri untuk menuju arah Lembang. Anda harus mengikuti jalan sampai menemukan Terminal Ledeng di sisi kanan jalan. Di depan terminal ini ada sebuah jalan yang mengarah ke Jalan Sersan Bajuri, Anda hanya perlu berjalan lurus di Jalan Sersan Bajuri ini. Setelah berjalan sekitar 3,5 KM di Jalan Sersan Bajuri, Anda akan mulai melihat patung-patung gajah, hal ini berarti Anda sudah dekat dengan pintu gerbang Kampung Gajah Bandung.


Bila Anda menggunakan kendaraan umum dari kota Bandung, Anda mempunyai beberapa alternatif:

Menggunakan bus DAMRI dari terminal Leuwi Panjang ke terminal Ledeng. Setelah sampai di terminal Ledeng, Anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkot arah Parongpong.
Menggunakan angkot dari terminal Cicaheum menuju ke terminal Ledeng. Dari terminal Ledeng Anda harus melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot arah Parongpong.
Menggunakan angkot jurusan St. Hall – Lembang dari stasiun kereta api Bandung. Anda harus turun di terminal Ledeng dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot arah Parongpong.

Menggunakan angkot jurusan Ciroyom – Lembang dari Bandara Husein Sastranegara Bandung. Angkot ini akan melewati terminal Ledeng, Anda harus turun di terminal ini untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot rute Parongpong.
Wahana permainan apa saja yang ada di Kampung Gajah?

Kampung Gajah mempunyai banyak wahana permainan yang cocok untuk anak-anak hingga orang tua, di antaranya:

1. Bumperboat (perahu yang saling senggol di kolam)
2. ATV (permainan mobil untuk segala jenis medan)
3. Playground anak-anak (ayunan, perosotan, dll.)
4. Buggy (permainan mobil buggy berbagai jenis mengelilingi lintasan)
5. Side car
6. Delman
7. Horse riding (berkeliling kawasan dengan menunggang kuda)
8. Tubby
9. Kereta-keretaan (berkeliling kawasan dengan kereta di atas rel)
10. Sky rider (meluncur di udara dengan menggunakan tali seperti flying fox)
11. Formula kart
12. Bodycycle
13. 4D rider
14. Segway
15. Waterboom
16. Trampolin
17. Sespan (permainan sepeda motor dengan bak pembonceng di sisinya)
18. Sky view (wahana untuk melihat seluruh kawasan Kampung Gajah)
19. Petik strawberry (memetik sendiri strawberry, sambil belajar mencintai alam)
20. Face painting

waterboom Kampung Gajah


Waterboom di Kampung Gajah Bandung mempunyai fasilitas berikut ini:

1. Kiddy pool
2. Wave pool
3. Sepeda air
4. Octopus racer
5. Big tornado
6. Moto golf
7. Grass skating
8. Aqua boat (sepeda air berbentuk angsa)









[gambar diambil dari google]

Wahana permainan tersebut masing-masing mempunyai harga tiket yang berbeda dengan kisaran harga mulai dari 15.000 Rupiah sampai dengan 80.000 Rupiah. Untuk waterboom, harga tiket masuknya adalah 75.000 Rupiah untuk hari biasa, dan 100.000 Rupiah untuk akhir pekan serta hari libur. Anda juga mempunyai pilihan untuk membeli tiket terusan, dengan tiket ini Anda dapat memasuki semua wahana permainan yang ada. Harga tiket terusan ini adalah 200.000 Rupiah untuk hari biasa, dan 250.000 Rupiah untuk akhir pekan serta hari libur.


Restoran apa saja yang ada di Kampung Gajah?

Selain stand penjualan makanan kecil, ada juga 4 jenis restoran dengan tema yang berbeda di kawasan wisata ini, yaitu:

1. Restoran sunda
2. Restoran barat
3. Restoran Jepang
4. Restoran oriental

Jam buka Kampung Gajah
Wahana permainan:

Senin – Jumat: 9 pagi – 6 sore
Akhir pekan dan hari libur: 8 pagi – 6 sore

Restoran:
Senin – Jumat: 10 pagi – 8 malam
Akhir pekan dan hari libur: 9 pagi – 8 malam

Harga tiket masuk Kampung Gajah Bandung
kereta Kampung Gajah

Senin – Jumat: 10.000 Rupiah
Akhir pekan dan hari libur: 20.000 Rupiah
Mobil: 10.000 Rupiah

6. Kampung DaunThe Best Of Sensational Eating at Lembang


Kampung Daun – Kampung Daun ialah merupakan salah satu tempat kuliner ternama yang berada di kawasan Lembang Bandung. Resto ini memadukan konsep alam dan budaya. Pada sejarahnya di tahun 1999 para pengelola menyulap lembah kecil yang dikelilingi bukit dan hutan menjadi tempat wisata kuliner yang indah dan jadilah Kampung Daun yang sekarang terkenal ini.

Alamat Kampung Daun berada di Jalan Sersan Bajuri KM. 4,7, Villa Triniti, Lembang, Jawa Barat 40154, Indonesia. +62 22 2784573

Kampung daun adalah salah satu Tempat Wisata di Lembang Bandung yang paling artistik dan romantis menurut penulis,dan merupakan andalan kawasan Lembang sebagai salah satu tempat wisata kuliner dan wisata alam Favorit wisatawan yang berkunjung di Bandung.

WISATA KAMPUNG DAUN



Kampung Daun adalah sebuah tempat wisata kuliner terbaik di kota bandung,dengan menawarkan konsep Galery alami dan Cafe  atau biasa disebut dengan istilah Cafe and Cultur Gallery,maka tempat ini siap memberikan service pelayanan dengan memanjakan pengunjung atau wisatawan yang berkunjung untuk menikmati alam dan suasana pedesaan yang hening,fresh dan berhawa dingin serta tentunya dengan aneka menu Kampung Daun yang lezat dan menggairahkan.

Kampung Daun

Satu lagi ciri khas dari pada Tempat Wisata Di Bandung Kampung Daun adalah memiliki konsep penataan kawasan wisata yang boleh dibilang sangat cukup unik,yaitu kawasan tepian desa yang sunyi ini benar-benar di desain dengan ornamen tradisional yang antique ,seperti tempat makan,saung-saungan,lesehan dan yang paling kentara adalah lampu yang menerangi kawasan ini sungguh indah,redup dan membuat suasana romantis,dan uniknya sepanjang jalan menuju ke tempat wisata favorit di Lembang ini,pengunjung dapat melihat jajaran lampu-lampu obor di sisi-sisi jalannya.

Penulis menyarankan apabila mau berkunjung ke tempat wisata kuliner Kampung Daun,cobalah dan rasakan sensasinya suasananya dengan berkunjung pada sore menjelang malam hari,suhu udara yang sangat dingin akan menantang anda dan siap memanjakan anda dengan kelembutan udaranya yang sangat segar menemani anda menikmati setiap aneka makanan dan minuman yang tersaji di tempat ini.

kampung daun di malam hari






gambar diambil dari google]

Dengan lampu penerangan berwarna kuning meredup yang menghiasi penerangan sepanjang jalan yang berbelok-belok dengan dasar jalan bebatuan yang membelah deretan saung-saung panggung dari bambu dan tebing serta pepohonan yang rindang,anda akan dipaksa untuk lakukan jalan-jalan terlebih dahulu menikmati suasana kawasan wisata eksotis Kampung Daun ini sambil menunggu pesanan hidangan aneka menu kuliner tentunya.




Sementara itu,di dalam kawasan kampung daun sendiri,sejak memasuki areal ini,pengunjung akan langsung disuguhi saung-saung model atap tradisional dan bangunan menarik dengan penataan yang sangat enak dilihat mata.Namun tepat di bagian depan lokasi wisata ini,anda akan menemukan dan disuguhi dengan aneka jajanan tempo dulu seperti dodol,kembang gula gulali,kue tradisional serta permainan jaman dulu seperti Congklak, juga panggung hiburan dan gallery outlet souvenir yang bisa anda nikmati  dan beli sebagai oleh-oleh.

ALAMAT KAMPUNG DAUN

Alamat Kampung Daun tepatnya di Jalan Sersan Bajuri Km 4.7 No 88 – RRI Bandung – Jawa Barat.Rute jalan menuju ke Kampung Daun,Apabila dari arah bandung menuju ke jakarta lewat arah jalur jalan ke subang,sebelum kota lembang anda akan menemukan terminal angkutan umum/kota yang bernama Terminal Ledeng.Tepat di depan Terminal ini,ada jalan ke arah depan sedikit dan kemudian belok ke sebelah kiri,nah dari situlah anda sudah siap memasuki jalan Sersan Bajuri.

LOKASI KAMPUNG DAUN

Menurut penulis Kampung Daun adalah tempat wisata kuliner di bandung yang wajib untuk anda kunjungi dalam suatu kesempatan liburan,karena tempat ini berlokasi dekat dengan tempat wisata di lembang lainnya yang populer. Apabila kita jalan menuju kampung daun dari arah terminal Ledeng ,kita bisa melewati beberapa kawasan wisata terkenal lainnya seperti Sapu Lidi, Kampung Gajah dan The Peak.Dan uniknya jalan ke arah kampung daun ini,anda akan dituntun dengan obor-obor di sepanjang jalan menuju kawasan wisata alam dan kuliner lembang bandung  ini.

MENU KAMPUNG DAUN



Selain mengandalkan suasana alam kawasan pegunungan tinggi yang hening,dingin dan fresh,Kampung daun juga mempunyai wisata kuliner yang sangat menggoda.

Berbagai macam menu makanan dan minuman khas indoensia dan luar negeri seperti nasi timbel,rawon,sop buntut,steak,pizza dan pasta. Juga jajanan tradisional khas bandung dan sunda pun bisa anda jumpai dan dapatkan di sini seperti nasi liwet parahyangan,surabi,batagor dan bajigur bandrek.

Hal yang unik dari Kampung Daun adalah,cara penyajian makan dan minuman benar-benar mengandalkan konsep back to natural,seperti cara penyajian nasi bakar di dalam bambu bekas bakar,serta minuman disajikan dari batok kelapa.

Menu Indonesia

Nasi Liwet Parahyangan, Gurame goreng sambal terasi/cobek, Gurame bakar sambal kecap, Nasi tutug oncom, Nasi pepes daun kemanggi, Sop Gurame, Nasi timbel komplit, Nasi kukus kampung daun, Bebek bakar bumbu Bali, Nasi goreng kampung daun, Nasi goreng Seafood, Nasi bakar belut, Sop Iga Sapi , Sop buntut bagar

Menu Luar

Chicken Steaks, Blackpepper Beef, Beef Ribs, Tenderloin Steak

Makanan Ringan

– Batagor, Surabi Kinca, Tahu Goreng, Pisang Goreng, Colenak , Poffertjes , surabi oncom

Minuman

– Coffee , Bajigur , Juice , Bandrek , Es Goyobod , Es Selasih , Caramel coffe late , Cold Beverages , Pink Guava , Dwi Warna Juice.

HARGA MAKANAN DI KAMPUNG DAUN

Sepertinya sensasi yang akan anda dapatkan dari suasana alam yang indah dan udara yang segar di Kampung Daun bisa menjadi kepuasan tersendiri,apabila dibandingkan dengan Harga-harga makanan atau minuman yang ada di sini.Untuk makanan seperti snack harganya dimulai Rp.8.000 dan makanan luar seperti Steak Rp 115.000.

Bagaimana ? menarik bukan ? siapkan diri anda bersama keluarga,sahabat ataupun dengan rekan kerja bahkan pasangan untuk menikmati sensasi tempat yang super eksotis ini di waktu liburan atau kapan pun setiap kali anda berkunjung ke Lembang Bandung.

Demikianlah info seputar Tempat Wisata Di Bandung tepatnya Kampung Daun,sebuah tempat wisata kuliner yang patut dan wajib anda nikmati suasana romantis dan super mak’nyos aneka menu makanan dan minumannya

7. Institut Teknologi Bandung

Selain wisata alam Bandung juga memiliki tempat wisata edukasi yang terkenal seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), kampus ini kerap kali dikunjungi wisatawan atau pelajar dari luar kota dengan berbagai keperluan. Banyak mahasiswa dan pelajar yang mengadakan Study tour ke ITB karena kampus ini merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia.

Alamat lengkap Institut Teknologi Bandung berada di Jl. Ganesha No.10, Bandung, Jawa Barat 40132, Indonesia, Sedangkan nomor teleponnya adalah +62 22 2500935. ITB layak berada di urutan ke tujuh dengan pencarian netizen sebanyak 6600


Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Kota Bandung. Nama ITB diresmikan pada tanggal 2 Maret 1959[3]. Sejak tanggal 14 Oktober 2013 ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam akademik dan non-akademik.[9] ITB telah memiliki 20 program studi yang terakreditasi secara internasional (sembilan di antaranya dari ABET).

Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia[note 4] sekaligus lembaga pendidikan tinggi pertama di Hindia-Belanda.[note 5] Walaupun masing-masing institusi pendidikan tinggi yang mengawali ITB memiliki karakteristik dan misi masing-masing, semuanya memberikan pengaruh dalam perkembangan yang menuju pada pendirian ITB.

Rektor ITB saat ini adalah Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, untuk masa jabatan 2015-2020.







[sumber gambar : google]

Sejarah ITB bermula sejak awal abad ke-20, atas prakarsa masyarakat penguasa kala itu. Tujuan awal pendiriannya adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi sulit karena terganggunya hubungan antara negeri Belanda dan wilayah jajahannya di kawasan Nusantara, sebagai akibat pecahnya Perang Dunia Pertama. Technische Hoogeschool te Bandoeng (sering disingkat menjadi TH te Bandoeng, TH Bandung, atau THS) berdiri tanggal 3 Juli 1920 sebagai sekolah tinggi pertama di Hindia Belanda.[note 6] TH Bandung dibuka pertama kali dengan satu fakultas yaitu de Faculteit van Technische Wetenschap yang hanya mempunyai satu bagian yaitu de afdeeling der Weg- en Waterbouwkunde. Kampus ITB merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno, meraih gelar insinyurnya dalam bidang Teknik Sipil. Lama studi untuk menjadi insinyur adalah empat tahun. Sampai dengan ditutupnya pada tahun 1942, THS memiliki tiga bagian (afdeeling) yaitu Sipil (1920), Kimia (1940), Mesin dan Listrik (1941)[note 7]; namun dua bagian terakhir belum sempat meluluskan seorang insinyur.

Pada masa penjajahan Jepang, upaya untuk membuka kembali perkuliahan TH Bandung ditolak secara tegas, namun kegiatan penelitian di laboratorium-laboratorium yang ada di kampus TH Bandung diijinkan. Komunitas laboratorium tersebut dinamakan Institute of Tropical Scientific Research (Lembaga Penelitian Ilmiah Tropis) yang diawaki oleh banyak staf akademik TH Bandung.

Pada tanggal 1 April 1944, THS dibuka kembali oleh Pemerintah Militer Jepang dengan nama バンドン工業大学 (Bandung Kōgyō Daigaku?)[17]:26 setelah ditutup sejak 8 Maret 1942 dengan menyerahnya Hindia Belanda di Kalijati. Bandoeng Koogyo Daigaku (BKD) membuka tiga bagian yaitu Teknik Sipil (Dobubuka), Teknik Kimia (Oyakagabuka), Listrik dan Mesin (Denki dan Kikaika). Lama studi untuk menjadi insinyur (kogakusi) adalah tiga tahun, mengikuti kurikulum yang diterapkan di Tokyo Kogyo Daigaku (Tokyo Institute of Technology) pada masa itu.

Kemudian pada masa kemerdekaan Indonesia, pada bulan Agustus 1945, namanya diubah menjadi Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STT Bandung) yang membuka tiga bagian yaitu Bagian Bangunan Jalan dan Air, Bagian Kimia, dan Bagian Mesin dan Listrik dengan lama studi empat tahun. Pada tahun 1946, STT Bandung dipindahkan ke Yogyakarta namun karena serbuan tentara Belanda ke Yogyakarta, pada tanggal 19 Desember 1948 STT Bandung di Yogyakarta terpaksa ditutup. Beberapa waktu kemudian sekolah itu dibuka kembali pada tahun 1949 dengan hanya menyelenggarakan Bagian Sipil saja dan menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.

Pada tanggal 21 Januari 1946, NICA mendirikan Nood-Universiteit van Nederlandsch Indie - Universitas Darurat Hindia Belanda di mana salah satu fakultasnya adalah Technische Faculteit - Fakultas Teknik - sebagai pengganti STT Bandung di lokasi Kampus THS dulu. Sebagian besar pengajarnya adalah para mantan pengajar THS yang baru saja dibebaskan dari kamp interniran Jepang[5]:14.

Pada tanggal 12 Maret 1947, NICA mendirikan Universiteit van Indonesie yang berpusat di Jakarta. Kampus THS berikut para pengajarnya dijadikan Faculteit van Technische Wetenschap. Pada 6 Oktober 1947, Faculteit van Exacte Wetenschap berdiri.

Ini kemudian menjadi Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia di Bandung sejak 2 Februari 1950.

Pada tanggal 2 Maret 1959, didorong oleh gagasan dan keyakinan yang dilandasi semangat perjuangan Proklamasi Kemerdekaan serta wawasan ke masa depan, Pemerintah Indonesia meresmikan berdirinya Institut Teknologi di Kota Bandung pada tanggal 2 Maret 1959 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1959 tentang Pendirian Institut Teknologi (Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 9 dan Tambahan Lembaran Negara Nomor 1733) yang ditetapkan tanggal 28 Februari 1959. Institut Teknologi yang dipimpin oleh Presiden Institut Teknologi ini (Pasal 4) mempunyai kedudukan hukum sebagai Universitas yang pada awalnya terdiri atas departemen ilmu teknik; departemen ilmu pasti dan ilmu alam; dan departemen ilmu kimia dan ilmu hayat (Pasal 1 dan Pasal 2) - departemen pada waktu itu mempunyai kedudukan sebagai Fakultas. Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia secara resmi memisahkan diri (Pasal 3) menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB). Upacara peresmiannya sendiri dipimpin oleh Presiden RI Ir. Soekarno.

Berbeda dengan harkat pendirian lima perguruan tinggi teknik sebelumnya di kampus yang sama, Institut Teknologi Bandung lahir dalam suasana penuh dinamika mengemban misi pengabdian ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berpijak pada kehidupan nyata di bumi sendiri bagi kehidupan dan pembangunan bangsa yang maju dan bermartabat.

Kurun dasawarsa pertama tahun 1960-an ITB mulai membina dan melengkapi dirinya dengan kepranataan yang harus diadakan. Dalam periode ini dilakukan persiapan pengisian-pengisian organisasi bidang pendidikan dan pengajaran, serta melengkapkan jumlah dan meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dengan penugasan belajar ke luar negeri.

Kurun dasawarsa kedua tahun 1970-an ITB diwarnai oleh masa sulit yang timbul menjelang periode pertama. Satuan akademis yang telah dibentuk berubah menjadi satuan kerja yang juga berfungsi sebagai satuan sosial-ekonomi yang secara terbatas menjadi institusi semi-otonom. Tingkat keakademian makin meningkat, tetapi penugasan belajar ke luar negeri makin berkurang. Sarana internal dan kepranataan semakin dimanfaatkan.

Kurun dasawarsa ketiga tahun 1980-an ditandai dengan kepranataan dan proses belajar mengajar yang mulai memasuki era modern dengan sarana fisik kampus yang makin dilengkapi. Jumlah lulusan sarjana makin meningkat dan program pasca sarjana mulai dibuka. Keadaan ini didukung oleh makin membaiknya kondisi sosio-politik dan ekonomi negara.

Kurun dasawarsa keempat tahun 1990-an perguruan tinggi teknik yang semula hanya mempunyai satu jurusan pendidikan itu, kini memiliki dua puluh enam Departemen Program Sarjana, termasuk Departemen Sosioteknologi, tiga puluh empat Program Studi S2/Magister dan tiga Bidang Studi S3/Doktor yang mencakup unsur-unsur ilmu pengetahuan, teknologi, seni, bisnis dan ilmu-ilmu kemanusiaan.

Kini, dengan suplai tahunan pelajar-pelajar Indonesia terbaik, ITB merupakan salah satu pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia.

ITB juga mendukung para pelajar dan aktivitas sosial mereka dengan mendukung himpunan mahasiswa yang ada di setiap departemen.

Setiap tahunnya, ITB memilih seorang mahasiswa terbaik untuk dikirim ke pemilihan mahasiswa teladan nasional. Ganesha Prize adalah nama penghargaan untuk mereka yang mendapatkan gelar mahasiswa terbaik ini. Penghargaan ini biasanya diberikan secara resmi pada seremoni penerimaan mahasiswa baru.

Sejak tanggal 26 Desember 2000 ITB menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN) sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah Nomor 155 Tahun 2000.

Sejak tanggal 12 April 2012 ITB menjadi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah (PTP) sebagaimana diatur Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2012.

Sejak tanggal 14 Oktober 2013 ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam akademik dan non-akademik sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2013 tentang STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG.
[sumber : Wikipedia]

8. Paris Van Java


Siapa yang tidak kenal dengan tempat yang satu ini, sebuah tempat belanja yang dibangun ramah lingkungan, kondisi skitar sangat asri. PVJ dikenal juga dengan Paris Van Java Resort Lifestyle Place, yang menawarkan wisata yang unik mengkombinasikan antara wisata belanja, kuliner dan hiburan. Ada banyak tenant disediakn dengan berbagai merek fashion top internasional. Variasi kuliner yang enak dengan menu khas nusantara , asia, amerika, hingga masakan eropa.




Selain itu ada juga bioskop dengan film-film teranyar. Dan masih banyak lagi yang bisa dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung ke Paris Van Java Bandung ini. Informasi lengkap bisa menghubungi nomor telepon (022) 2060800. Alamat lengkap Paris Van Java berada di Jl. Sukajadi No. 137-139, Bandung, Jawa Barat 40162, Indonesia.


Paris Van Java Resort Lifestyle Place (juga dikenal dengan nama Paris Van Java Mall) adalah sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di Bandung, Jawa Barat. Mal ini bisa dicapai beberapa menit dengan mengemudi dari Tol Pasteur.


Mal yang diresmikan pada bulan Juli 2006 ini, dirancang dengan nuansa open air yang alami serta pemandangan burung-burung merpati hias yang berterbangan bebas. Faktor lain yang menjadi daya tarik adalah konsep bangunan yang kental dengan desain Eropa.

Fasilitas dan toko 

Paris Van Java Mall (PVJ) adalah mal yang terbagi menjadi first floor, ground floor, upper ground serta lower ground dengan salah satu departement store terbaik di Indonesia, Sogo Department Store di lantai teratas. Fasilitas lainnya yang cukup menjadi daya tarik adalah pasar swalayan Carrefour, toko buku Gramedia, serta bioskop Blitzmegaplex. Selain itu, di Paris Van Java Mall juga berjejer kafe-kafe yang menggugah selera, dimulai dari counter sushi di paling kiri hingga restoran King Duck di paling kanan.




[gambar diambil dari google]

Pada tahun 2010, dibangun sebuah wahana permainan baru yaitu ice skating rink Gardenice yang terletak di lantai Sky Level tempat parkir PVJ. Gardenice merupakan salah satu tempat permainan bagi masyarakat kota Bandung.

Selain itu, terdapat juga wahana Skyfield, sebuah ladang dan taman buatan seluas 2.000 m2 di mana terdapat taman kupu-kupu yang memiliki ratusan jenis spesies, hamparan taman bunga, area persawahan yang sudah ditanami padi, kandang sapi perah, hingga kolam ikan dan kura-kura. Taman kupu-kupu ini menjadi event ketiga dari Butterfly Festival setelah tahun lalu dibuat kegiatan serupa di kolam teras PVJ yang semula hanya sekitar 200 m2. Di area taman kupu-kupu seluas 150 m2 ini dibentuk seperti labirin di mana sepanjang rute lintasan akan terpampang papan keterangan tentang berbagai jenis spesies kupu-kupu di dunia. Papan keterangan ini berbentuk atlas yang menampilkan berbagai jenis informasi kupu-kupu dari berbagai negara.

PVJ sendiri memiliki penangkaran khusus kupu-kupu. Spesiesnya berasal dari Jawa Barat, Sulawesi, sampai Papua sebagai spesies yang paling langka berwarna biru dan berukuran besar. Terdapat juga beberapa spesies dari luar negeri seperti dari Afrika.

Pada ujung labirin, akan dijumpai area orchid, khusus untuk taman anggrek, yang memiliki koleksi hingga 200 spesies yang berbeda-beda, dan sebagian ada spesies langka. Pengunjung yang tertarik mengoleksi anggrek juga sudah siap dilayani.

Di bagian lainnya, terdapat taman bunga lengkap dengan menara bambu setinggi 3 lantai sebagai titik snapshot berfoto dengan latar berupa hamparan taman bunga berwarna-warni, layaknya taman bunga tulip di Belanda.


9. Gedung Sate

Bangunan bersejarah ini yang menjadi salah satu icon Bandung dan Jawa Barat. Selain digunakan sebagai tempat kegiatan kepemerintahan, tidak sedikit yang datang untuk berwisata dan ingin mengenal lebih dekat gedung ini.


Berbagai aktivitas sering diakukan pengunjung seperti berfoto dan sekedar berkeliling atau nongkrong di sekitarnya. Tepat di sebrang jalan ada lapangan gasibu yang sering dijadikan tempat untuk mengadakan event-event yang besar



Gedung Sate, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.



Gedung Sate yang pada masa Hindia Belanda itu disebut Gouvernements Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, puteri sulung Walikota Bandung, B. Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia, J.P. Graaf van Limburg Stirum pada tanggal 27 Juli 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah tim yang terdiri dari Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks serta pihak Gemeente van Bandoeng, diketuai Kol. Pur. VL. Slors dengan melibatkan 2000 pekerja, 150 orang diantaranya pemahat, atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir kayu berkebangsaan Cina yang berasal dari Konghu atau Kanton, dibantu tukang batu, kuli aduk dan peladen yang berasal dari penduduk Kampung Sekeloa, Kampung Coblong Dago, Kampung Gandok dan Kampung Cibarengkok, yang sebelumnya mereka menggarap Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota Bandung).

Gedung Sate (ca.1920-28)


Selama kurun waktu 4 tahun pada bulan September 1924 berhasil diselesaikan pembangunan induk bangunan utama Gouverments Bedrijven, termasuk kantor pusat PTT (Pos, Telepon dan Telegraf) dan Perpustakaan.

Arsitektur Gedung Sate merupakan hasil karya arsitek Ir. J.Gerber dan kelompoknya yang tidak terlepas dari masukan maestro arsitek Belanda Dr.Hendrik Petrus Berlage, yang bernuansakan wajah arsitektur tradisional Nusantara.

Banyak kalangan arsitek dan ahli bangunan menyatakan Gedung Sate adalah bangunan monumental yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik mengarah kepada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa, (Indo Europeeschen architectuur stijl), sehingga tidak mustahil bila keanggunan Candi Borobudur ikut mewarnai Gedung Sate.

Beberapa pendapat tentang megahnya Gedung Sate diantaranya Cor Pashier dan Jan Wittenberg dua arsitek Belanda, yang mengatakan "langgam arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa".

D. Ruhl dalam bukunya Bandoeng en haar Hoogvlakte 1952, "Gedung Sate adalah bangunan terindah di Indonesia".


Ir. H.P.Berlage, sewaktu kunjungan ke Gedung Sate April 1923, menyatakan, "Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis". Seperti halnya gaya arsitektur Italia pada masa renaiscance terutama pada bangunan sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan mirip atap meru atau pagoda. Masih banyak lagi pendapat arsitek Indonesia yang menyatakan kemegahan Gedung Sate misalnya Slamet Wirasonjaya, dan Ir. Harnyoto Kunto.

Kuat dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, tidak terlepas dari bahan dan teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan Gunung Manglayang. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.

Gedung Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan 10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m², teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II 212.976 m², menara 121 m² dan teras menara 205,169 m².

Gerber sendiri memadukan beberapa aliran arsitektur ke dalam rancangannya. Untuk jendela, Gerber mengambil tema Moor Spanyol, sedangkan untuk bangunannya dalah Rennaisance Italia. Khusus untuk menara, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap pura Bali atau pagoda di Thailand. Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan 6 buah ornamen sate (versi lain menyebutkan jambu air atau melati), yang melambangkan 6 juta gulden - jumlah biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate.

Fasade (tampak depan) Gedung Sate ternyata sangat diperhitungkan. Dengan mengikuti sumbu poros utara-selatan (yang juga diterapkan di Gedung Pakuan, yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate justru sengaja dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.

Dalam perjalanannya semula diperuntukkan bagi Departemen Lalulintas dan Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum. Tanggal 3 Desember 1945 terjadi peristiwa yang memakan korban tujuh orang pemuda yang mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurkha. Untuk mengenang ke tujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970 Tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.

Gedung Sate sejak tahun 1980 dikenal dengan sebutan Kantor Gubernur karena sebagai pusat kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sebelumnya Pemerintahaan Provinsi Jawa Barat menempati Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga Bandung.

Ruang kerja Gubernur terdapat di lantai II bersama dengan ruang kerja Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Para Assisten dan Biro. Saat ini Gubernur di bantu oleh tiga Wakil Gubernur yang menangani Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Bidang Kesejahteraan Rakyat, seorang Sekretaris Daerah dan Empat Asisten yaitu Asisten Ketataprajaan, Asisten Administrasi Pembangunan, Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi.

Namun tidak seluruh Asisten menempati Gedung Sate. Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi bersama staf menempati Gedung Baru.

Di bagian timur dan barat terdapat dua ruang besar yang akan mengingatkan pada ruang dansa (ball room) yang sering terdapat pada bangunan masyarakat Eropa. Ruangan ini lebih sering dikenal dengan sebutan aula barat dan aula timur, sering digunakan kegiatan resmi. Di sekeliling kedua aula ini terdapat ruangan-ruangan yang ditempati beberapa Biro dengan Stafnya.

Paling atas terdapat lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini tidak dapat dilihat dari bawah, untuk menuju ke lantai teratas menggunakan Lift atau dengan menaiki tangga kayu.

Kesempurnaan megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang mengambil sedikit gaya arsitektur Gedung Sate namun dengan gaya konstektual hasil karya arsitek Ir.Sudibyo yang dibangun tahun 1977 diperuntukkan bagi para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga Legislatif Daerah.

Gedung Sate telah menjadi salah satu tujuan obyek wisata di kota Bandung. Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja berkunjung karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung ini. Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap bila menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10 anak tangga yang harus dinaiki.

Keindahan Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang terpelihara dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh masyarakat kota Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Keindahan taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang bernuansakan kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis lokal maupun artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan foto pasangan pengantin.

Khusus di hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan tempat sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekedar duduk-duduk menikmati udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.


Membandingkan Gedung Sate dengan bangunan-bangunan pusat pemerintahan (capitol building) di banyak ibukota negara sepertinya tidak berlebihan. Persamaannya semua dibangun di tengah kompleks hijau dengan menara sentral yang megah. Terlebih dari segi letak gedung sate serta lanskapnya yang relatif mirip dengan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat. Dapat dikatakan Gedung Sate adalah "Gedung Putih"nya kota Bandung.

Gedung ini adalah sebuah bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Bandung. Disebut sebagai Gedung Sate karena gedung ini mempunyai ciri khas yang unik, yaitu ornamen 6 tusuk sate yang ada di atas menara sentral. 6 tusuk sate ini melambangkan 6 juta Gulden yang dipakai untuk membangun gedung berwarna putih ini pada masanya. Gedung ini sangat terkenal tidak hanya di kota Bandung saja, melainkan juga sudah terkenal di Jawa Barat dan Indonesia.

Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini sampai sekarang masih berdiri kokoh dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan kota Bandung. Gedung yang disebut-sebut sebagai ‘Gedung Putih-nya Bandung’ ini sekarang telah menjadi salah satu tempat wisata di Bandung yang paling banyak dijadikan tempat berfoto-foto. Hal ini dikarenakan arsitektur yang sangat indah dan megah serta unsur sejarah dan budaya yang dimilikinya.

Tidak hanya bangunannya saja yang sangat disukai, namun juga unsur pelengkap bangunan tersebut berupa taman yang sangat terawat dengan baik. Taman di sekeliling Gedung Sate adalah lokasi favorit untuk wisatawan berfoto-foto, baik berfoto biasa untuk kenang-kenangan maupun foto untuk pengantin dan pengambilan gambar untuk film. Setiap hari Minggu, selain ramai dengan kegiatan wisata, kawasan taman ini juga ramai dikunjungi orang yang ingin bersantai dan berolahraga ringan.

Memasuki Kawasan Gedung Sate


Apabila Anda ingin masuk ke dalam bangunan yang telah diakui sebagai salah satu bangunan terindah di Indonesia ini, maka Anda harus mempunyai izin terlebih dahulu. Izin ini tidak sulit didapat bila Anda mengikuti prosedur dengan benar. Bila Anda hanya ingin berada di lingkungan sekitar bangunan saja maka Anda tidak membutuhkan izin khusus.

Bila Anda masuk ke dalam bangunan Gedung Sate, yang pertama kali Anda temui adalah seperangkat gamelan khas Sunda yang hanya dimainkan pada acara-acara tertentu saja, misalnya menjamu tamu spesial atau acara negara. Hampir seluruh bagian dari gedung ini adalah perkantoran, termasuk ruangan yang pada jaman dahulu kala digunakan sebagai penjara bawah tanah.

Suasana berbeda akan Anda dapatkan bila Anda naik ke lantai 4. Lantai 4 ini biasanya digunakan untuk menjamu tamu spesial atau acara kenegaraan sehingga mempunyai suasana yang lebih nyaman. Selain dapat melihat pemandangan indah dengan menggunakan teropong, di lantai 4 ini juga terdapat foto-foto kegiatan gubernur, dilengkapi dengan macam-macam cinderamata dan prasasti dari provinsi Jawa Barat

Misteri Gedung Sate



[gambar dari google]

Gedung Sate sering kali dikaitkan dengan misteri dan cerita horor karena bangunannya yang besar dan sudah berumur 1 abad. 5 Misteri yang sering kali menjadi perbincangan warga kota Bandung yaitu:

Lorong rahasia Gedung Sate: Ada cerita tentang keberadaan sebuah lorong rahasia di bawah tanah yang menghubungkan Gedung Sate dengan Gedung Pakuan.

Arsitek Gedung Sate: Banyak orang beranggapan bahwa Gerber yang disebut-sebut sebagai arsitek bangunan bersejarah ini sebenarnya tidak merancang gedung ini, melainkan arsitek lain.
Sosok misterius penghuni Gedung Sate: Sosok kakek botak berjenggot panjang pernah terlihat di dalam bangunan Gedung Sate namun menghilang dalam sekejap.

Pohon angker: Pohon besar di halaman belakang Gedung Sate dipercaya ada penghuninya oleh para pedagang di sekitar kawasan Gedung Sate karena pernah ada pedagang yang buang air kecil di pohon ini dan kemudian mengalami gangguan selama 4 hari.

Jenazah yang tertinggal: Dahulu pernah ditemukan 7 jenazah terkubur di halaman Gedung Sate, jenazah ini kemudian dikuburkan kembali di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Namun ada cerita yang mengatakan bahwa beberapa penjaga gedung merasakan kehadiran pemuda dengan penampilan kuno berjalan-jalan dalam kawasan gedung ketika hari sudah gelap. Mungkinkah ada jenazah yang masih tertinggal di halaman gedung penuh misteri ini?

Lokasi Gedung Sate

Gedung Sate yang beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 22, Bandung sangatlah mudah dicapai karena berada di pusat kota Bandung dan mempunyai kondisi jalanan yang baik. Biasanya wisatawan yang datang dari luar kota akan berkunjung ke gedung ikonik ini sekaligus dengan Museum Geologi Bandung karena lokasinya yang berdekatan.

Bila Anda ingin menggunakan angkot, Anda dapat naik angkot dari perempatan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Sulanjana dengan angkot yang menuju Cicaheum dan turun di depan Gedung Sate dengan waktu perjalanan kurang lebih 5 menit.

Jam Buka Gedung Sate


Gedung Sate terbuka untuk umum hanya pada hari libur dan akhir pekan saja, dan membutuhkan izin dari staf keamanan. Di depan kawasan yang sudah menjadi ikon kota Bandung ini biasanya ada pasar kaget yang menjual beraneka ragam barang dengan harga murah

10. Pasar Baru Bandung-Surganya Belanja Murah

Ada Pasar Baru Bandung di urutan ke sepuluh. Untuk melengkapi kunjungan anda di Bandung jangan lewatkan juga untuk mengunjungi pusat wisata belanja di Pasar Baru Bandung yang menyediakan berbagai barang dagangan dengan harga beragam dari yang lokal sampai dengan barang impor, mulai harga eceran sampai harga grosir semuanya lengkap ada di Pasar Baru Bandung. Pedagang di Pasar baru Bandung bukan saja orang Indonesia namun juga banyak dihuni oleh mereka yang berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

Pasar Baru Bandung dikenal juga dengan nama Pasar Baru Trade center yang beralamat di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 70, Bandung, Jawa Barat, Indonesia dengan nomor telepon +62 22 4245555.

Pasar Baru Bandung adalah primadona wisata belanja pakaian orang dari luar Bandung. Bahkan wisatawan dari Malaysia dan Singapura kerapkali mondar-mandir cari pakaian di Pasar Baru Bandung.


 




Letaknya yang strategis ada di pusat kota menjadi incaran para pelancong. Apalagi dengan harga yang murah meriah, asalkan bisa nawar, pasti dapat barang harga bersaing. Adapun barang yang dijual di Pasar Baru Bandung mayoritas produk fashion, mulai dari Baju umum, baju anak, baju muslim, mukena, kerudung, sepatu, sandal, batik dan sebagainya.

Pasar Baru terdiri dari 8 lantai, namun jika anda membawa mobil dan berangkat agak siang, pasti bisanya dapat parkir di lantai 8 alias paling puncak, karena memang sudah penuh sesak. Di lantai 8 atau lantai paling atas kita bisa lihat kota Bandung dari segala penjuru, sangat asyik. Di lantai ini juga tersedia masjid, jadi cukup mudah untuk menunaikan sholat.

Berikutnya, lantai akan terbagi menjadi 8, lantai 7 ada food court dan mainan anak, jika capek jalan cari belanjaan bisa makan disini dan jika bawa anak-anak bisa main di game center.

Lantai-lantai bawah berjubel aneka dagangan produk fashion, yang mayoritas produk orang Bandung. Maklum, Bandung adalah ibukota fashion dan kaos oblong Indonesia, jadi semua produk fashion tumplek blek ada disini.

Karena luasnya dan padatnya pengunjung, seringkali kita kebingungan mau belanja apa, baiknya sebelum belanja dicatat dulu apa yang mau di beli, kalau ndak gitu bisa jadi dompet kesedot habis, karena barang yang disediakan menarik dompet kita.

Akses Menuju Pasar Baru Bandung

Untuk mencapai Pasar Baru sangat mudah, karena Pasar Baru ada di jalan Otto Iskandar Dinata, atau jalan pusat kota. Kalau dari stasiun kota, bisa dengan jalan kaki. Kalau dari terminal bis Cicaheum atau Leuwi Panjang bisa tinggal naik angkut atau bis kota sekali jalan.  Jika anda di Alun-Alun Masjid Agung, juga sangat mudah bisa jalan kaki sekitar 500-an meter sudah tampak pasar Baru.

Oiya, kalau bawa duit banyak, baiknya hati-hati, biar ndak kena copet. Kadang copet berkeliaran saat pasar penuh sesak.  Selain produk fasion, dilantai dasar dibagian luar bisa juga cari oleh2 khas Bandung seperti keripik, peyeum, dodol, basreng, sale pisang, wajik Cililin dan banyak lagi oleh-oleh khas Bandung. Pokoknya dijamin puas lapar mata dan perut.

Selamat menikmati wisata Belanja paling besar, heboh dan padat di Bandung. Oiya, perlu juga atur waktu, biasanya kalau sudah suka belanja, bisa jadi masuk jam 8 pagi pulang jam 5 sore.  Pasar Baru tutup mulai jam 5, jadi usahakan waktu diatur apalagi Pasar Baru termasuk area macet sehingga sulit diprediksi sampai kesana. Selamat berbelanja.

Diantara tempat belanja yang terkenal lengkap dan murah adalah Pasar Baru Trade Centre atau yang lebih dikenal dengan Pasar Baru Bandung. Alamat Pasar Baru Bandung berlokasi di jalan Otto Iskandardinata No. 70, kawasan ini berdekatan dengan Masjid Agung Bandung. Sebagai kota yang terkenal dengan pusatnya fashion tidak heran jika bandung memiliki pasar yang lengkap dengan berbagai jenis barang dan harga yang kompetitif. Di tempat ini kita bisa membeli apa saja dalam skala kecil maupun besar, jadi bagi pengunjung yang membawa sedikit uang jangan khawatir karena barang di pasar baru bisa di beli dengan eceran tentunya dengan harga yang terjangkau. Selain itu kelebihan lainnya adalah kita juga bisa belanja menggunakan kartu kredit dan debit visa maupun masterCard.

Pasar Baru Bandung

Suasana di pasar ini sangat ramai dan selalu dipadati pengunjung terutama disaat musim liburan apalagi menjelang hari raya idul fitri setiap lantai dipenuhi orang orang yang berbelanja yang datang dari berbagai kota. Untuk itu jika anda datang ke Bandung jangan lupa untuk mengunjungi pasar ini untuk sekedar jalan-jalan atau membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kota asal masing-masing.

Aksesibilitas / Petunjuk Jalan menuju Pasar Baru Bandung

Jika Menggunakan angkutan umum dari Terminal Bis Leuwipanjang pertama anda harus naik angkot jurusan Kebon Kelapa dan turun di samping ITC, dilanjutkan naik angkot warna biru jurusan Kelapa – Sukajadi nanti kepada supir minta diturunkan di pabrik kopi aroma, dari situ lokai Pasar Baru sudah dekat tinggal jalan lurus melewati jalan kecil (jika masih ragu jangan sungkan untuk bertanya kepada pedagang atau siapa saja yang berada dikawasan tersebut)

Dari Stasiun Hall Bandung. Keluarlah melalui pintu utara, lalu naik angkot yang berwarna hijau muda jurusan Gede Bage – St. Hall dan turun di depan Pasar Baru

Dari Bandara Husein Sastranegara. Untuk naik angkot kita harus berjalan kaki terlebih dahulu, jadi yang paling praktis ialah dengan naik taksi karena harganya tidak terlalu mahal, Jangan ragu untuk menanyakan tarif kepada supir dan jangan malu juga untuk menawarnya jika tarif yang diberikan terasa mahal.

Tips berbelanja di Pasar Baru Trade Centre Bandung



Untuk anda yang akan mengunjungi tempat ini, berikut beberapa tips sederhana dari +didah sahidah mudah mudahan bermanfaat.

Sebagian barang dagangan memang sudah memiliki label harga namun masih banyak dari barang lainnya yang tidak di beri label harga, untuk barang yang ini anda bisa menawarnya layaknya membeli di pasar tradisional, jadi ajaklah teman yang pandai dalam hal tawar menawar jika diperukan.

Barang yang dijual di sini beragam kualitasnya, mulai dari yang biasa sampai dengan kualitas tinggi (ekspor). Seperti dikebanyakan tempat disini juga barang yang sudah dibeli biasanya tidak bisa di kembalikan kecuali ada perjanjian yang terikat sebelumnya. Untuk itu agar tidak kecolongan maka periksalah terlebih dahulu kualitasnya mulai dari bahan, jahitan, desain dan lainnya.

Penginapan dan Hotel Sekitar Pasar Baru


Ada banyak hotel yang tersebar di beberapa tempat yang jaraknya berdekatan dengan Pasar Baru Bandung, ini tentunya membantu para wisatawan yang ingin bermalam serta beristirahat melepas lelah setelah berbelanja.

Hotel Perdana Wisata 

  • Berjarak sekitar 0.15 Km dari Pasar Baru ini merupakan hotel paling terdekat. Alamat lengkapnya berada di Jalan Jendral Sudirman 66 – 68, Kota Bandung, Bandung, Indonesia 40181. Nomor telpon +62 22 4238238
  • Golden Flower Hotel - Jarak 0.22 Km
  • Alamat: Jl. Asia Afrika 15-17, Kota Bandung, Bandung, Indonesia 40111 No. Telpon: +62 22 4239999
  • Kedaton Hotel - Jarak 0.28 Km.
  • Lokasi : Jalan Suniaraja No. 14, Kota Bandung, Bandung, Indonesia 402111. Nomor Telp : +62 22 4219898
  • Aston Braga Hotel & Residence - Berjarak 0.29 Km
  • Alamat: At Braga Citywalk Jl. Braga 99 – 101, Kota Bandung, Bandung, Indonesia. Telpon: +62 22 84460000
  • El Cavana Hotel - Jarak sekitar 0.32 Km
  • Alamat: Jl. Stasiun Barat No.25-27, Kota Bandung, Bandung, Indonesia 40181. Telpon: +62 22 4266226
--- Bersambung : Part 2